Foto: Shagil Muzhappilangad (CC BY-SA 4.0) via Wikimedia Commons
Arti bunga krisan secara umum adalah umur panjang, ketulusan, dan kebahagiaan. Namun maknanya bisa berubah menurut warna dan budaya: krisan merah identik dengan cinta, krisan putih dengan kesucian sekaligus duka, dan di sebagian Eropa krisan justru dipakai untuk menghias makam.
Karena maknanya berlapis, krisan bisa jadi hadiah yang manis atau malah bikin salah paham. Artikel ini merangkum makna tiap warna, arti krisan di berbagai negara, dan tabel praktis kapan krisan cocok diberikan dan kapan sebaiknya dihindari.
Ringkasan:
- Makna umum krisan: umur panjang, ketulusan, kegembiraan, dan semangat yang tidak mudah layu.
- Merah = cinta, merah muda = kasih sayang, putih = kesucian dan kejujuran, kuning = persahabatan (tapi bisa berarti sedih di tradisi Eropa lama).
- Di Jepang krisan adalah lambang Kaisar; di Tiongkok lambang kebajikan dan umur panjang.
- Di Prancis, Belgia, dan sejumlah negara Eropa lain, krisan putih identik dengan pemakaman.
- Kalau ragu, pilih warna cerah (merah muda, oranye, campuran) untuk hadiah dan putih untuk ucapan duka.
Mengenal Bunga Krisan Sekilas
Krisan adalah tanaman berbunga dari genus Chrysanthemum. Di Indonesia, krisan juga dikenal dengan nama seruni. Namanya berasal dari bahasa Yunani: chrysos yang berarti emas dan anthemon yang berarti bunga, merujuk pada warna kuning keemasan krisan jenis awal.
Krisan punya banyak bentuk bunga, dari yang mirip aster dengan satu lapis kelopak sampai yang bulat penuh seperti pompom. Warnanya juga beragam: putih, kuning, merah, merah muda, ungu, oranye, hingga hijau muda. Keragaman warna inilah yang membuat maknanya ikut bermacam-macam.
Makna Umum Bunga Krisan
Terlepas dari warnanya, krisan umumnya dimaknai sebagai simbol:
- Umur panjang dan kesehatan. Makna ini paling kuat di Asia Timur, terutama Tiongkok dan Jepang.
- Ketulusan dan kejujuran. Bentuk bunganya yang rapi dan terbuka sering dikaitkan dengan hati yang jujur.
- Kegembiraan dan optimisme. Krisan berbunga lebat dan warnanya cerah, sehingga cocok sebagai ucapan semangat.
- Ketabahan. Di Tiongkok, krisan mekar di musim gugur saat bunga lain mulai habis, sehingga dianggap lambang keteguhan hati.
Perlu diingat, makna bunga bukan aturan baku. Ini adalah tradisi yang diwariskan lewat budaya dan kebiasaan toko bunga, jadi satu warna bisa punya arti berbeda di sumber yang berbeda.
Arti Bunga Krisan Berdasarkan Warna
Tabel berikut merangkum makna yang paling sering dipakai, lengkap dengan acara yang cocok dan hal yang perlu diwaspadai.
| Warna | Makna yang umum | Cocok untuk | Perlu diperhatikan |
|---|---|---|---|
| Putih | Kesucian, kejujuran, ketulusan | Ucapan duka, doa, dekorasi bernuansa tenang | Hindari sebagai hadiah romantis untuk orang dari budaya Eropa atau Asia Timur, karena sangat lekat dengan duka |
| Merah | Cinta yang dalam dan penuh semangat | Pasangan, hari jadi | Aman untuk hadiah romantis |
| Merah muda | Kasih sayang, kelembutan, kebahagiaan | Ibu, sahabat, ucapan selamat | Pilihan paling aman untuk hadiah umum |
| Kuning | Persahabatan dan keceriaan | Teman, rekan kerja, ucapan semoga lekas sembuh | Dalam tradisi bahasa bunga era Victoria di Inggris, kuning bisa berarti kesedihan atau cinta yang diabaikan |
| Ungu | Harapan untuk sehat dan pulih | Menjenguk orang sakit | Maknanya jarang dibahas, jadi sertakan kartu ucapan |
| Oranye | Cinta yang hangat, semangat, antusiasme | Ucapan selamat, kelulusan, pindah rumah | Aman untuk acara yang ceria |
| Hijau | Kesegaran, harapan baru, keberuntungan | Rangkaian modern, pembukaan usaha | Biasanya dipakai sebagai pelengkap, bukan bunga utama |
Arti bunga krisan putih
Krisan putih punya dua wajah. Di satu sisi, ia melambangkan kesucian, kejujuran, dan ketulusan. Di sisi lain, krisan putih adalah salah satu bunga yang paling sering dipakai untuk karangan bunga duka cita, baik di Indonesia, Asia Timur, maupun Eropa. Jadi konteks sangat menentukan. Kalau Anda ingin menanamnya sendiri di rumah, panduannya ada di artikel cara menanam dan merawat bunga krisan putih.
Arti bunga krisan kuning
Di Asia, krisan kuning justru warna yang paling dihormati karena dekat dengan warna emas dan matahari. Dalam tradisi bahasa bunga Eropa lama, maknanya bisa negatif. Untuk hadiah, krisan kuning paling aman diberikan kepada teman dekat sebagai lambang persahabatan.
Arti Bunga Krisan di Berbagai Budaya
| Negara/budaya | Krisan melambangkan | Contoh penggunaannya |
|---|---|---|
| Jepang | Kaisar, kehormatan, umur panjang | Lambang kekaisaran berupa krisan 16 kelopak; takhta Kaisar dijuluki Takhta Krisan; festival krisan (Kiku no Sekku) pada hari ke-9 bulan ke-9 |
| Tiongkok | Kebajikan, keteguhan, umur panjang | Salah satu dari “Empat Budiman” dalam lukisan klasik; minum arak krisan saat Festival Chongyang |
| Prancis, Belgia, Austria, dan sebagian Eropa | Duka dan penghormatan bagi yang telah tiada | Krisan putih menghias makam dan pemakaman |
| Australia | Kasih untuk ibu | Bunga khas Hari Ibu (bulan Mei), karena “mum” juga sebutan untuk ibu dan krisan mekar di musim gugur di sana |
| Amerika Serikat | Kegembiraan dan persahabatan | Disebut bunga kelahiran bulan November |
| Indonesia | Ucapan selamat sekaligus duka, tergantung warna | Sering dipakai di karangan bunga papan dan rangkaian meja |
Krisan di Jepang
Di Jepang, krisan (kiku) punya kedudukan istimewa. Lambang resmi keluarga kekaisaran adalah krisan bergaya dengan 16 kelopak, dan takhta Kaisar Jepang dikenal sebagai Takhta Krisan. Selain itu, ada festival krisan yang jatuh pada hari kesembilan bulan kesembilan, salah satu dari lima festival musiman tradisional.
Krisan di Tiongkok
Dalam seni lukis Tiongkok, krisan termasuk “Empat Budiman” bersama bunga plum, anggrek, dan bambu. Menurut catatan sejarah seni Columbia University (JAANUS), tema ini membandingkan sifat keempat tanaman dengan sifat orang berbudi luhur, dan krisan mewakili musim gugur. Krisan juga erat dengan Festival Chongyang (Festival Ganda Sembilan), saat orang tradisionalnya mendaki tempat tinggi dan minum arak krisan.
Krisan di Eropa
Di Prancis, Belgia, Austria, dan beberapa negara Eropa lain, krisan putih lekat dengan pemakaman dan dipakai menghias makam sebagai tanda penghormatan. Inggris berbeda: di sana krisan lebih sering dipandang sebagai bunga ceria. Kalau penerima hadiah Anda berasal dari Eropa daratan, sebaiknya pilih bunga lain untuk acara gembira.
Kapan Krisan Tepat Diberikan dan Kapan Sebaiknya Dihindari
Gunakan checklist singkat ini sebelum membeli krisan untuk orang lain:
- Cek acaranya. Acara gembira (ulang tahun, kelulusan, Hari Ibu, pindah rumah) cocok dengan krisan merah muda, oranye, merah, atau campuran warna. Ucapan duka cocok dengan krisan putih.
- Cek latar budaya penerima. Untuk penerima dari Jepang, Korea, Tiongkok, atau Eropa daratan, hindari krisan putih di acara gembira.
- Hindari satu warna putih atau kuning saja untuk hadiah romantis. Gabungkan dengan warna lain agar maknanya tidak disalahpahami.
- Tulis kartu ucapan. Kartu singkat menjelaskan maksud Anda dan menghapus keraguan soal makna warna.
- Pertimbangkan krisan pot. Krisan dalam pot bisa terus ditanam penerima, sehingga maknanya, yaitu umur panjang, terasa lebih nyata.
Kesalahan Umum Saat Memberi Bunga Krisan
- Memberi krisan putih ke orang yang sedang berbahagia. Bagi banyak orang, ini mengingatkan pada suasana duka.
- Menganggap makna warna berlaku sama di semua negara. Krisan kuning dihormati di Asia, tetapi pernah bermakna sedih di Eropa.
- Memilih krisan potong yang sudah setengah layu. Pilih bunga yang kelopaknya masih kencang dan daunnya tidak menguning.
- Menaruh krisan pot di ruangan gelap setelah diterima. Krisan butuh cahaya terang. Beri tahu penerima untuk menaruhnya di teras atau dekat jendela.
Menanam Krisan di Rumah: Makna yang Bisa Dirawat
Kalau Anda suka makna krisan sebagai lambang umur panjang, menanamnya sendiri bisa jadi pilihan menarik. Krisan cukup mudah dirawat asalkan mendapat sinar matahari, media gembur, dan pemangkasan pucuk di awal pertumbuhan. Untuk memadukannya dengan bunga lain di halaman, lihat panduan jenis bunga taman. Bunga lain yang juga sarat makna dan cocok di pot adalah bunga melati putih dan bunga lily pink.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bunga krisan melambangkan apa?
Secara umum, krisan melambangkan umur panjang, ketulusan, kejujuran, dan kebahagiaan. Maknanya berubah menurut warna: merah untuk cinta, merah muda untuk kasih sayang, dan putih untuk kesucian atau duka.
Apa arti bunga krisan putih?
Krisan putih melambangkan kesucian, kejujuran, dan ketulusan. Karena itu, warna ini juga sering dipakai untuk ucapan duka cita, terutama di Asia Timur dan sebagian Eropa.
Apakah bunga krisan cocok untuk hadiah ulang tahun?
Cocok, asalkan memilih warna cerah seperti merah muda, oranye, atau merah. Hindari rangkaian yang seluruhnya putih agar tidak terkesan seperti bunga duka.
Kenapa krisan identik dengan bunga duka?
Di beberapa negara Eropa seperti Prancis dan Belgia, krisan putih sudah lama dipakai menghias makam. Di Asia Timur, krisan putih juga lazim di upacara pemakaman. Kebiasaan ini ikut terbawa ke karangan bunga duka di banyak tempat, termasuk Indonesia.
Apa arti bunga krisan di Jepang?
Di Jepang, krisan adalah lambang keluarga kekaisaran. Lambang resminya berupa krisan 16 kelopak, dan takhta Kaisar dijuluki Takhta Krisan. Krisan juga dikaitkan dengan umur panjang.
Krisan adalah bunga yang maknanya berlapis: bisa berarti cinta, persahabatan, umur panjang, atau penghormatan bagi yang telah tiada. Dengan memperhatikan warna, acara, dan latar budaya penerima, krisan bisa menyampaikan pesan yang Anda maksud tanpa salah paham.
Baca juga seri Bunga Taman
- Jenis Bunga Taman: Panduan Lengkap Memilih dan Merawatnya (panduan utama)
- Bunga Dahlia: Jenis dan Cara Menanam agar Rajin Berbunga
- Bunga Krokot: Jenis, Cara Menanam, dan Merawat agar Berbunga Lebat
- Bunga Lavender: Jenis, Cara Menanam, dan Merawatnya di Indonesia
- Bunga Krisan Putih: Cara Menanam dan Merawat agar Rajin Berbunga
- Bunga Melati Putih: Ciri, Makna, dan Cara Merawatnya di Pot
- Bunga Lily Pink: Jenis, Arti, dan Cara Merawatnya di Pot
- Bunga Melati Belanda: Ciri, Cara Menanam, dan Merawatnya di Pagar
Disusun oleh Tim Pojok Hijau dan diperiksa silang dengan rujukan hortikultura tepercaya. Cara kami menulis ada di Pedoman Redaksi.