Foto: Aleksei Belta (CC BY 3.0) via Wikimedia Commons
Bunga krisan putih mudah ditanam di pot maupun tanah, asalkan ditaruh di tempat yang terkena sinar matahari, memakai media yang gembur, dan disiram secukupnya. Kunci agar krisan rajin berbunga ada pada tiga hal: sinar matahari cukup, pangkas pucuk di awal pertumbuhan, dan buang bunga yang sudah layu.
Panduan ini cocok untuk Anda yang baru membeli krisan di toko tanaman atau ingin menanamnya dari stek. Anda juga akan menemukan tabel diagnosis masalah yang sering muncul, supaya tanaman tidak keburu menyerah.
Ringkasan:
- Taruh krisan di tempat yang hangat dan terkena matahari, bukan di tempat teduh.
- Pakai media gembur yang drainasenya baik; krisan tidak tahan genangan air.
- Pangkas pucuk saat tanaman masih muda agar bercabang dan bunganya lebih banyak.
- Buang bunga layu secara rutin, lalu ganti pupuk saat tanaman mulai berbunga.
- Cara termudah memperbanyak: stek pucuk.
Mengenal Krisan Putih
Krisan, yang juga dikenal dengan nama seruni, adalah tanaman berbunga dari genus Chrysanthemum. Bunga putihnya populer sebagai tanaman pot, hiasan teras, maupun bunga potong. Untuk dijadikan tanaman hias di rumah, pilih krisan pot (tipe yang tumbuhnya lebih pendek) dibanding krisan potong yang tumbuh tinggi dan biasa dipanen untuk rangkaian bunga.
Perlu diketahui, bunga putih pada krisan bisa tampak sedikit bersemburat krem atau merah muda tergantung varietas dan kematangan bunganya. Itu hal yang wajar.
Syarat Tumbuh Krisan
| Faktor | Yang dibutuhkan krisan |
|---|---|
| Cahaya | Tempat hangat, terang, dan terkena matahari. Krisan tidak berkembang baik di tempat teduh. |
| Media tanam | Subur, gembur, dan drainasenya baik. Akar krisan serabut sehingga butuh media yang tidak memadat. |
| Air | Jangan biarkan media kering total, tetapi jangan sampai tergenang. |
| Sirkulasi udara | Tempat yang tidak terlalu lembap membantu mencegah penyakit jamur. |
Menurut panduan menanam krisan dari Royal Horticultural Society (RHS), krisan menyukai lokasi hangat, terlindung, dan cerah dengan tanah subur yang drainasenya baik. Krisan tidak berkembang baik di tempat kering, tanah miskin hara, atau tempat teduh.
Cara Menanam Krisan Putih di Pot
Menanam di pot memudahkan Anda memindahkan krisan mengikuti arah matahari. Berikut langkahnya:
- Siapkan pot. RHS menyarankan wadah berdiameter minimal sekitar 30 cm untuk krisan yang ditanam di pot. Pastikan ada lubang drainase di dasar.
- Buat media tanam. Campurkan tanah subur dengan bahan penggembur seperti cocopeat, sekam, atau kompos matang. Satu penelitian di Politeknik Negeri Jember menemukan campuran topsoil dan cocopeat memberi hasil lebih baik daripada topsoil dan sekam, tetapi hasilnya bisa berbeda di tempat Anda.
- Tanam bibit. Posisikan bibit sejajar dengan permukaan media seperti di polybag asalnya, jangan terlalu dalam.
- Siram pelan. Siram sampai media lembap merata dan air keluar lewat lubang bawah.
- Taruh di tempat terang. Letakkan di teras atau halaman yang terkena sinar matahari.
Cara Menanam Krisan di Tanah
Kalau menanam langsung di bedengan atau taman, gemburkan tanah lebih dulu dan campur kompos. Beri jarak antartanaman sekitar 30-45 cm sesuai anjuran RHS, supaya sirkulasi udara baik dan tanaman tidak saling berebut cahaya.
Cara Memperbanyak Krisan dengan Stek
Cara termudah mendapatkan krisan baru adalah stek. RHS menyebut stek pucuk dari tunas muda sepanjang sekitar 5-7,5 cm, ditanam di campuran media yang porous, dan diletakkan di tempat terang tanpa sinar matahari langsung. Akar umumnya terbentuk dalam kira-kira tiga minggu. Cara lain adalah membagi rumpun atau menanam dari biji, tetapi stek paling praktis untuk pemula.
- Potong pucuk sehat sepanjang 5-7 cm, lalu buang daun di bagian bawah.
- Tanam di media gembur yang lembap.
- Taruh di tempat terang tanpa sinar matahari langsung.
- Pindahkan ke pot setelah akar tumbuh dan tunas baru muncul.
Cara Merawat agar Krisan Rajin Berbunga
Penyiraman
Jangan biarkan media kering total, tetapi hindari penyiraman berlebihan karena krisan tidak suka tanah tergenang. Cek dulu dengan jari: kalau permukaan media sudah terasa kering, baru siram.
Pemangkasan pucuk
Memangkas pucuk (pinching) membuat tanaman bercabang sehingga kuntum bunganya lebih banyak. RHS menyarankan memangkas titik tumbuh utama saat tanaman mencapai tinggi sekitar 20 cm, dan pangkas pucuk samping sampai kira-kira pertengahan musim tumbuh. Setelah kuncup bunga mulai terbentuk, hentikan pemangkasan.
Pupuk
Pada masa pertumbuhan, pupuk organik seperti kompos matang atau pupuk cair organik sudah membantu. RHS menyarankan beralih ke pupuk tinggi kalium saat berbunga, misalnya pupuk untuk tanaman tomat. Ikuti dosis di label kemasan.
Buang bunga layu
Petik bunga yang sudah layu secara rutin supaya tampilan tanaman tetap segar dan energinya tidak terbuang.
Masalah yang Sering Muncul pada Krisan
| Gejala | Kemungkinan penyebab | Yang bisa dilakukan |
|---|---|---|
| Batang panjang, bunga sedikit | Kurang sinar matahari atau tidak pernah dipangkas | Pindahkan ke tempat lebih terang, pangkas pucuk pada tanaman muda berikutnya |
| Daun menguning, media basah terus | Penyiraman berlebihan atau drainase buruk | Kurangi penyiraman, pastikan lubang pot tidak tersumbat |
| Tanaman layu padahal media kering | Kekurangan air | Siram sampai tembus, jangan biarkan kering total |
| Bercak pucat di atas daun dan bintil putih di bawahnya | Karat putih (white rust), penyakit jamur yang menurut RHS bisa sangat merusak dan sulit dikendalikan | Buang dan musnahkan daun terserang, jauhkan dari tanaman sehat, jangan menyiram dari atas daun; jika perlu, ikuti anjuran dan dosis di label fungisida |
| Lapisan putih seperti tepung di daun | Embun tepung, lebih umum saat kondisi kering | Perbaiki sirkulasi udara, buang daun yang parah |
| Daun berlubang atau tunas dikerubungi serangga kecil | Siput, kutu daun, atau hama lain | Periksa tanaman secara rutin dan singkirkan hama secara manual sejak awal |
Kesalahan Umum Saat Menanam Krisan
- Menaruh krisan di tempat teduh. Akibatnya bunga sedikit dan pucat. Beri tempat terang.
- Tidak pernah memangkas. Tanaman jadi tinggi, kurus, dan cabangnya sedikit.
- Pot tanpa lubang drainase. Akar mudah busuk saat musim hujan.
- Menyiram daun dan bunga setiap sore. Kelembapan di daun mengundang jamur. Siram di bagian media.
- Membiarkan bunga layu. Tanaman terlihat kusam dan lebih lambat memunculkan bunga baru.
Krisan Putih untuk Taman dan Teras
Krisan putih serasi dipadukan dengan tanaman berbunga warna lain karena warnanya netral. Untuk ide pemilihan jenis dan perpaduan, lihat panduan jenis bunga taman. Kalau ingin bunga lain yang mudah dirawat, Anda bisa mencoba bunga dahlia untuk bunga besar yang mencolok, bunga krokot untuk tanaman penutup tanah yang tahan panas, atau bunga lavender untuk aroma yang menenangkan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah krisan putih bisa tumbuh di dalam ruangan?
Bisa untuk sementara, tetapi krisan butuh banyak cahaya. Kalau di dalam ruangan, taruh di dekat jendela paling terang. Untuk hasil terbaik, tempatkan di teras atau area yang terkena matahari.
Kapan waktu terbaik memangkas krisan?
Saat tanaman masih muda. Menurut RHS, titik tumbuh utama dipangkas ketika tinggi tanaman sekitar 20 cm. Hentikan pemangkasan setelah kuncup bunga terbentuk.
Berapa lama stek krisan berakar?
RHS menyebut stek krisan umumnya berakar dalam sekitar tiga minggu, lalu siap dipindahkan beberapa minggu kemudian.
Kenapa krisan saya tidak berbunga?
Penyebab paling umum adalah kurang cahaya atau tanah miskin hara. Pindahkan ke tempat lebih terang, pastikan media subur, dan ganti ke pupuk tinggi kalium saat tanaman mulai membentuk kuncup.
Dengan sinar matahari yang cukup, media gembur, dan pangkas pucuk di waktu yang tepat, krisan putih akan membalas perawatan Anda dengan bunga yang rapi dan segar. Mulai saja dari satu pot, lalu perbanyak dengan stek kalau Anda sudah merasa cocok.
Baca juga seri Bunga Taman
Disusun oleh Tim Pojok Hijau dan diperiksa silang dengan rujukan hortikultura tepercaya. Cara kami menulis ada di Pedoman Redaksi.