Foto: David E Mead (CC0) via Wikimedia Commons
Manfaat lidah mertua yang paling nyata adalah sebagai tanaman hias yang sangat tahan banting: tetap hijau di ruangan redup, jarang disiram, dan membuat rumah terasa lebih segar dan nyaman. Klaim yang paling sering beredar, yaitu lidah mertua mampu membersihkan udara satu rumah, ternyata jauh lebih kecil efeknya daripada yang sering ditulis. Artikel ini memisahkan manfaat yang didukung penelitian dari yang sekadar mitos, supaya Anda tahu apa yang benar-benar bisa diharapkan.
Ringkasan:
- Terbukti: lidah mertua bisa menyerap beberapa zat kimia di udara, tapi hanya teruji di ruang uji kecil yang tertutup. Di rumah sungguhan efeknya sangat kecil dibanding membuka jendela.
- Terbukti: lidah mertua membuka pori daunnya di malam hari, jadi tetap aman dan cocok untuk kamar tidur. Tambahan oksigennya kecil, tidak sampai mengubah udara kamar.
- Manfaat terbesarnya justru praktis dan psikologis: hampir mustahil dimatikan, mempercantik ruangan, dan tanaman yang sehat membuat orang merasa lebih nyaman.
- Mitos: “6 pot lidah mertua cukup untuk bertahan hidup di ruangan tertutup” dan “NASA menyarankan lidah mertua untuk rumah”.
- Perhatian: daunnya mengandung saponin yang beracun ringan bagi kucing dan anjing, dan bukan untuk dimakan atau dijadikan obat sendiri.
Sekilas tentang Lidah Mertua
Lidah mertua (Sansevieria trifasciata, kini oleh ahli botani dimasukkan ke genus Dracaena sebagai Dracaena trifasciata) berasal dari Afrika Barat tropis, kira-kira dari Nigeria sampai Kongo. Di sana tanaman ini tumbuh di tanah yang sering kering, sehingga daunnya yang tebal berfungsi menyimpan air.
Sifat inilah yang menjadi dasar hampir semua manfaatnya: kuat, hemat air, dan tidak rewel. Kalau Anda baru mulai memeliharanya, baca dulu panduan lengkap cara merawat lidah mertua agar manfaat di bawah ini benar-benar bisa Anda rasakan bertahun-tahun.
Klaim vs Fakta: Tabel Manfaat Lidah Mertua
Banyak artikel menyalin daftar manfaat yang sama tanpa menyebut seberapa kuat buktinya. Tabel ini merangkum klaim yang paling sering Anda temukan, lengkap dengan statusnya.
| Klaim yang beredar | Status | Penjelasan singkat |
|---|---|---|
| Menyerap zat kimia seperti formaldehida dan benzena | Benar, tapi terbatas | Teruji di ruang uji kecil tertutup. Di ruangan rumah, laju penyerapannya terlalu lambat untuk terasa. |
| Membersihkan udara satu rumah | Berlebihan | Perlu jumlah tanaman yang tidak masuk akal untuk menyamai efek ventilasi atau jendela terbuka. |
| Menghasilkan oksigen di malam hari | Benar, tapi kecil | Pori daunnya terbuka di malam hari. Tambahan oksigennya tidak mengubah kualitas udara kamar secara berarti. |
| Bisa membuat orang bertahan hidup di ruangan tertutup | Mitos | Tidak pernah diteliti dan sudah dibantah oleh lembaga pemeriksa fakta. |
| Mengurangi ozon dalam ruangan | Ada indikasi | Satu penelitian ruang uji menunjukkan ozon turun lebih cepat, tapi jumlah tanaman yang dibutuhkan di ruangan nyata belum diketahui. |
| Membuat ruangan terasa lebih nyaman dan menenangkan | Didukung penelitian | Tanaman sehat dan rimbun memberi kesan paling positif bagi orang yang melihatnya. |
| Bisa dijadikan obat atau dimakan | Jangan dicoba | Daunnya mengandung saponin yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Tidak ada dosis aman yang teruji. |
| Seratnya bisa dipakai sebagai bahan tali | Benar | Serat daunnya dulu dipakai sebagai tali busur, sehingga dalam bahasa Inggris dikenal sebagai bowstring hemp. |
Benarkah Lidah Mertua Penyerap Polusi?
Jawabannya: benar di laboratorium, sangat kecil di rumah. Sumber klaim ini adalah NASA Clean Air Study tahun 1989. Dalam penelitian itu, tanaman diletakkan di ruang uji kecil yang tertutup rapat lalu diisi gas tertentu. Lidah mertua termasuk tanaman yang bisa menurunkan kadar beberapa zat, antara lain formaldehida, benzena, dan trikloroetilena.
Masalahnya, rumah bukan kotak uji tertutup. Udara di rumah terus berganti lewat pintu, jendela, dan ventilasi. Tinjauan terhadap sekitar selusin penelitian selama 30 tahun oleh tim Drexel University (Michael Waring dan Bryan Cummings, 2019) menghitung bahwa dibutuhkan antara 10 sampai 1.000 tanaman per meter persegi lantai untuk menyamai kemampuan sistem ventilasi gedung, atau sekadar beberapa jendela yang dibuka.
Untuk kamar berukuran 3 × 3 meter (9 meter persegi), angka paling rendah pun berarti sekitar 90 pot. Jelas tidak praktis. Jadi kalau tujuan utama Anda udara bersih, membuka jendela, menjaga sirkulasi udara, dan mengurangi sumber polusi (asap rokok, obat nyamuk bakar, cat baru) jauh lebih berpengaruh daripada menambah pot.
Bagaimana dengan ozon?
Penelitian tahun 2009 yang dimuat di jurnal HortTechnology menguji lidah mertua, lili paris (spider plant), dan sirih gading di ruang uji dengan kadar ozon tinggi. Ruang berisi tanaman mencapai kadar ozon target dalam sekitar 50 menit, sedangkan ruang kosong butuh sekitar 75 menit. Ketiga tanaman hasilnya mirip. Peneliti sendiri menyebut masih perlu riset tentang berapa banyak tanaman yang dibutuhkan di ruangan kantor sungguhan.
Oksigen di Malam Hari dan Lidah Mertua di Kamar Tidur
Lidah mertua termasuk tanaman CAM (crassulacean acid metabolism). Artinya, pori-pori daunnya (stomata) tertutup saat siang untuk menghemat air, lalu terbuka di malam hari untuk mengambil karbon dioksida. Ini cara tanaman gurun bertahan di tempat panas dan kering.
Karena itu, lidah mertua sering disebut “tanaman penghasil oksigen di malam hari”. Mekanismenya memang ada, tapi jumlah oksigen dari beberapa pot sangat kecil dibanding volume udara kamar. Yang lebih tepat: lidah mertua aman diletakkan di kamar tidur, tidak “bersaing” mengambil oksigen dengan Anda, dan cocok karena tahan cahaya rendah.
Mitos “6 pot lidah mertua untuk bertahan hidup”
Pesan berantai yang menyebut beberapa pot lidah mertua bisa membuat orang bertahan hidup di ruangan tertutup sudah dinilai salah oleh lembaga pemeriksa fakta. Penelitian NASA tidak pernah menguji hal itu. Jangan pernah mengandalkan tanaman untuk ruangan tanpa ventilasi.
Manfaat yang Paling Nyata untuk Rumah Anda
Setelah klaim berlebihan disisihkan, lidah mertua tetap tanaman yang sangat layak dipelihara. Ini manfaat yang benar-benar bisa Anda rasakan.
1. Hampir mustahil dimatikan
Lidah mertua tahan lupa disiram berminggu-minggu, tahan ruangan ber-AC, dan tetap hidup di sudut yang agak redup. Cocok untuk pemula, pekerja yang sering bepergian, atau siapa pun yang sering gagal memelihara tanaman. Kalau Anda butuh pilihan lain yang sama bandelnya, lihat koleksi tanaman indoor untuk pemula.
2. Mempercantik ruangan tanpa makan tempat
Daunnya tumbuh tegak ke atas, bukan melebar. Satu pot bisa mengisi sudut kosong, samping sofa, atau pojok kamar tanpa menghalangi jalan. Jenis mini seperti Hahnii pas untuk meja kerja.
3. Ruangan terasa lebih nyaman
Penelitian University of Reading bersama RHS (lembaga hortikultura Inggris) menemukan bahwa tanaman yang sehat dan rimbun memberi kesan paling positif terhadap ruangan, sementara tanaman yang tampak sakit justru memberi kesan buruk. RHS juga menyimpulkan efek tanaman hias pada kualitas udara umumnya kecil, tapi pengaruhnya pada rasa nyaman lebih besar. Pesannya sederhana: rawat tanaman agar tetap sehat, dan singkirkan daun yang rusak.
4. Mudah diperbanyak, murah, dan bisa dibagikan
Satu rumpun yang sehat terus mengeluarkan anakan. Dalam beberapa tahun, Anda bisa memisahkannya menjadi beberapa pot baru untuk sudut rumah lain atau untuk dibagikan.
5. Pagar hijau dan pembatas di halaman
Di teras atau halaman semi teduh, lidah mertua bisa ditanam berjajar sebagai pembatas taman yang rapi dan tidak perlu dipangkas. Pilih jenis berdaun tinggi seperti Laurentii atau trifasciata hijau.
Cara Memaksimalkan Manfaat Lidah Mertua
- Pilih tempat yang terang tidak langsung. Tanaman yang cukup cahaya tumbuh lebih sehat dan rimbun, dan tanaman sehat adalah yang paling enak dipandang.
- Jangan andalkan untuk ruangan pengap. Tetap buka jendela atau nyalakan ventilasi setiap hari. Tanaman adalah pelengkap, bukan pengganti sirkulasi udara.
- Lap daunnya setiap 2 minggu. Debu yang menempel menghalangi cahaya. Cukup pakai kain lembap.
- Siram hanya saat media kering total. Kelebihan air adalah penyebab utama daun lembek dan busuk.
- Letakkan di luar jangkauan kucing, anjing, dan anak kecil. Rak tinggi atau ruangan yang tidak dimasuki hewan peliharaan adalah pilihan aman.
- Buang daun yang rusak. Daun yang patah, menguning, atau kering membuat tanaman tampak sakit dan mengurangi kesan segar ruangan.
Pilih Tempat Sesuai Manfaat yang Anda Cari
| Tujuan Anda | Tempat yang cocok | Jenis yang disarankan |
|---|---|---|
| Hiasan kamar tidur | Dekat jendela, jauh dari embusan AC | Trifasciata hijau, Moonshine |
| Meja kerja atau rak | Meja dekat sumber cahaya alami | Hahnii (mini), Cylindrica kecil |
| Mengisi sudut ruang tamu | Sudut terang, 1–2 meter dari jendela | Laurentii berdaun tinggi |
| Pembatas taman | Teras atau halaman semi teduh | Laurentii, trifasciata hijau |
| Kantor ber-AC dengan cahaya lampu | Area yang terkena lampu cukup lama setiap hari | Trifasciata hijau (paling tahan redup) |
Kesalahan Umum Soal Manfaat Lidah Mertua
- Membeli banyak pot untuk menggantikan ventilasi. Udara yang pengap tetap pengap. Buka jendela dulu.
- Menaruh di ruangan gelap total karena “tanaman tahan gelap”. Tanaman memang bisa bertahan lama, tapi tumbuh kurus dan pucat sampai akhirnya melemah.
- Merebus atau mengoleskan daunnya sebagai obat tanpa saran tenaga kesehatan. Getahnya bisa mengiritasi kulit sensitif, dan saponin di daun bisa menyebabkan gangguan pencernaan bila tertelan.
- Menaruhnya di lantai rumah yang ada kucing pemakan tanaman. Gejala yang umum bila termakan adalah mual, muntah, dan diare. Kalau gejala berat atau berulang, bawa hewan ke dokter hewan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa manfaat lidah mertua di dalam rumah?
Manfaat utamanya adalah sebagai tanaman hias yang sangat mudah dirawat, mempercantik ruangan, dan membuat ruangan terasa lebih nyaman. Lidah mertua memang bisa menyerap beberapa zat kimia di udara, tapi di ruangan rumah efeknya kecil. Untuk udara bersih, ventilasi tetap jauh lebih berpengaruh.
Apakah lidah mertua boleh ditaruh di kamar tidur?
Boleh dan termasuk pilihan yang baik. Lidah mertua membuka pori daunnya di malam hari dan tahan cahaya rendah, jadi aman di kamar tidur. Jangan berharap tambahan oksigen yang besar, dan pastikan kamar tetap punya ventilasi.
Berapa pot lidah mertua yang dibutuhkan untuk membersihkan udara?
Tinjauan penelitian Drexel University menghitung perlu 10 sampai 1.000 tanaman per meter persegi lantai untuk menyamai efek ventilasi. Artinya, jumlah pot di rumah biasa tidak akan mengubah kualitas udara secara berarti. Pilih jumlah pot berdasarkan selera dan kemampuan merawat, bukan berdasarkan target membersihkan udara.
Apakah benar NASA merekomendasikan lidah mertua?
Penelitian NASA tahun 1989 memang memasukkan lidah mertua dan menemukan tanaman ini bisa menyerap beberapa zat di ruang uji kecil yang tertutup. Namun penelitian itu tidak menguji rumah sungguhan, dan tidak pernah menyimpulkan bahwa lidah mertua bisa membersihkan udara satu rumah.
Apakah lidah mertua berbahaya bagi kucing dan anjing?
Lidah mertua mengandung saponin yang beracun ringan bagi kucing dan anjing dan bisa menyebabkan gangguan pencernaan bila daunnya dimakan. Letakkan di tempat yang tidak terjangkau. Kalau hewan Anda muntah berulang atau lemas setelah menggigit daunnya, segera bawa ke dokter hewan.
Lidah mertua tidak perlu dibesar-besarkan sebagai pembersih udara ajaib untuk layak dipelihara. Ia tetap salah satu tanaman hias paling tangguh, cantik, dan murah yang bisa Anda punya. Rawat dengan benar, letakkan di tempat yang terang, buka jendela setiap hari, dan biarkan tanaman ini melakukan bagian yang memang bisa ia lakukan: membuat rumah terasa lebih hidup.
Baca juga seri Lidah Mertua (Sansevieria)
- Cara Merawat Lidah Mertua agar Subur, Tegak, dan Tidak Busuk (panduan utama)
Disusun oleh Tim Pojok Hijau dan diperiksa silang dengan rujukan hortikultura tepercaya. Cara kami menulis ada di Pedoman Redaksi.