Foto: Peter A. Mansfeld (CC BY 3.0) via Wikimedia Commons
Manfaat bunga lidah mertua yang paling nyata adalah sebagai hiasan alami dan sumber aroma harum saat mekar, bukan sebagai obat. Klaim bahwa bunganya meredakan stres atau menyembuhkan penyakit belum punya bukti yang kuat. Bunganya juga tidak untuk dimakan atau direbus, karena tanaman ini mengandung saponin.
Ringkasan:
- Manfaat yang jelas: hiasan langka, aroma harum, dan nektar untuk serangga penyerbuk di luar ruangan.
- Fungsi pengharum ruangan ada, tetapi tidak bisa diandalkan karena bunganya jarang muncul dan tidak semuanya wangi.
- Penelitian yang kami temukan menguji daun dan rimpang, bukan bunga.
- Bunga termasuk bagian tanaman yang beracun. Jangan dimakan dan jauhkan dari hewan peliharaan.
Apa Saja Manfaat Bunga Lidah Mertua?
Banyak klaim beredar di internet, dan sebagian besar sebenarnya membahas tanaman secara keseluruhan. Tabel ini memisahkan mana yang berlaku untuk bunganya.
| Klaim | Status | Penjelasan singkat |
|---|---|---|
| Hiasan alami | Benar | Tangkai berisi bunga kecil putih kehijauan memberi tampilan yang jarang terlihat. |
| Pengharum ruangan | Benar, tapi terbatas | Bunganya bisa harum, tetapi jarang muncul dan tidak semua wangi. |
| Sumber nektar serangga | Benar di luar ruangan | Bunga menghasilkan cairan manis lengket yang bisa mengundang serangga. |
| Menghasilkan biji | Mungkin, tapi jarang | Buah berwarna jingga bisa muncul, tetapi jarang terlihat pada tanaman dalam ruangan. |
| Meredakan stres | Belum terbukti | Aroma yang disukai bisa terasa menyenangkan, tetapi belum ada bukti khusus untuk bunga ini. |
| Obat atau ramuan herbal | Jangan dicoba | Bunga termasuk bagian tanaman yang beracun jika tertelan. |
| Membersihkan udara | Bukan dari bunga | Klaim ini merujuk pada daun, dan efeknya di rumah pun kecil. |
| Membawa rezeki | Kepercayaan | Tidak ada bukti ilmiah, tetapi boleh dinikmati sebagai cerita budaya. |
Manfaat Bunga Lidah Mertua yang Benar-Benar Terasa
1. Hiasan langka tanpa perawatan tambahan
Menurut NC State Extension, bunganya kecil, berwarna putih kehijauan sampai krem, lengket, dan harum. Tanaman dalam ruangan jarang berbunga, jadi kemunculannya menambah daya tarik tersendiri. Anda tidak perlu perawatan khusus untuk menikmatinya.
Kalau tanaman Anda baru mengeluarkan tangkai, baca dulu arti dan penyebab lidah mertua berbunga supaya tahu apa yang perlu dilakukan.
2. Aroma harum alami
Aroma adalah manfaat yang paling sering dicari. Wangi bunga ini cenderung lebih terasa pada malam hari, tetapi tidak selalu muncul. Wikipedia mencatat ada bunga yang harum pada malam hari, dan ada pula yang tidak berbau sama sekali.
Jadi, anggap aroma ini bonus musiman. Untuk ruangan yang pengap atau berbau, membuka jendela dan memperbaiki sirkulasi udara jauh lebih efektif.
3. Pakan serangga di taman
Tetesan lengket di tangkai adalah nektar. Bentuk bunga yang pucat, harum, dan bertabung ramping sering dikaitkan dengan penyerbukan oleh ngengat malam, walau penyerbuknya di tiap tempat belum tentu sama.
Bagi taman di rumah, ini berarti rumpun yang berbunga bisa mengundang serangga. Sisi kurangnya, semut juga bisa datang, jadi pantau tanaman yang ada di dekat pintu atau meja.
4. Peluang mendapatkan biji
Setelah bunga layu, buah berwarna jingga bisa terbentuk, walau jarang terlihat pada tanaman dalam ruangan. Untuk memperbanyak tanaman di rumah, cara ini kurang praktis. Pisahkan anakan saja, seperti dalam panduan cara menanam lidah mertua dari anakan dan stek daun.
Benarkah Bunga Lidah Mertua Bisa Jadi Obat?
Sejauh ini, klaim tersebut tidak punya dasar yang cukup. Penelitian yang kami temukan menguji ekstrak daun, rimpang, atau seluruh tanaman di laboratorium. Kami tidak menemukan penelitian khusus tentang bunganya.
Hasil laboratorium pada daun juga tidak bisa dipindahkan begitu saja ke bunga, apalagi ke ramuan rumahan. Uji ekstrak di laboratorium berbeda jauh dengan efek pada tubuh manusia.
NC State Extension mencantumkan saponin sebagai zat racun dan memasukkan bunga dalam daftar bagian beracun, dengan tingkat keparahan rendah. Gejala jika tertelan antara lain mual, muntah, dan diare. Karena itu, jangan membuat teh, rebusan, atau minyak oles dari bunga ini. Untuk keluhan kesehatan, konsultasikan ke dokter.
Klaim Aroma Bunga untuk Meredakan Stres
Beberapa artikel populer menyebut aroma bunga lidah mertua menenangkan. Klaim itu belum didukung bukti khusus untuk bunga ini. Wangi yang Anda sukai memang bisa membuat suasana lebih nyaman, tetapi itu berbeda dengan efek terapi.
Perlakukan aromanya seperti wangi bunga lain di rumah. Nikmati kalau suka, dan pindahkan pot kalau baunya terasa terlalu kuat atau mengganggu. Aroma yang kuat tidak cocok untuk semua orang, terutama di kamar tidur yang kecil dan tertutup.
Soal Udara Bersih: Itu Daun, Bukan Bunga
Klaim pembersih udara yang sering dilekatkan pada lidah mertua berasal dari pembahasan tentang tanaman dan daunnya, bukan bunganya. Di rumah sungguhan, efeknya pun kecil. Perinciannya ada di artikel manfaat lidah mertua: mana yang terbukti dan mana yang mitos.
Untuk urusan warna, banyak orang juga mencari bunga merah. Penjelasannya ada di bunga lidah mertua warna merah.
Cara Menikmati Bunga Lidah Mertua dengan Aman
- Pindahkan pot ke tempat aman. Pilih lokasi yang tidak terjangkau kucing, anjing, dan anak kecil.
- Lapisi bagian bawah tangkai. Taruh alas di bawah pot supaya tetesan nektar tidak mengotori lantai atau meja.
- Atur posisi untuk aroma. Dekatkan ke ruang keluarga pada sore dan malam hari kalau Anda menyukai wanginya.
- Lap tetesan lengket. Gunakan kain lembap supaya tidak mengundang semut.
- Rawat seperti biasa. Beri cahaya terang tidak langsung dan siram hanya saat media kering, sesuai panduan merawat lidah mertua.
- Potong tangkai setelah layu. Gunakan gunting bersih dan potong sampai dekat pangkal. Hati-hati agar daun tidak ikut terpotong.
- Cuci tangan. Getahnya bisa mengiritasi kulit, jadi bersihkan tangan setelah memotong.
Ingin memotong bunganya untuk vas? Kami belum menemukan data tepercaya soal daya tahannya. Kalau mencoba, pakai vas yang tidak bisa dijangkau hewan dan buang air rendamannya.
Kesalahan Umum soal Bunga Lidah Mertua
| Kesalahan | Akibatnya | Yang sebaiknya dilakukan |
|---|---|---|
| Merebus bunga sebagai jamu | Berisiko mual, muntah, dan diare | Jadikan hiasan saja |
| Mengira nektar sebagai penyakit | Tanaman diberi obat tanpa perlu | Lap nektar, cek ada tidaknya kutu |
| Memberi pupuk berlebihan supaya berbunga | Akar bisa rusak, bunga belum tentu muncul | Fokus pada cahaya dan penyiraman yang tepat |
| Menaruh pot berbunga di lantai rumah yang ada kucing | Hewan bisa menggigit tangkai atau daun | Letakkan di rak tinggi yang aman |
| Membeli tanaman demi manfaat bunganya | Kecewa karena bunga jarang muncul | Pilih karena daunnya, bunga anggap bonus |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah bunga lidah mertua bisa dijadikan pengharum ruangan?
Bisa sebagai aroma alami selama bunganya mekar. Namun, bunga ini jarang muncul dan sebagian tidak berbau, jadi tidak bisa menjadi pengharum rutin.
Apakah bunga lidah mertua beracun?
Ya, bunga termasuk bagian yang tercantum beracun jika tertelan, dengan tingkat keparahan rendah. ASPCA juga mencatat tanaman ini beracun bagi kucing dan anjing. Kalau hewan peliharaan muntah berulang atau tampak lemas, segera bawa ke dokter hewan.
Apakah bunga lidah mertua bisa dimakan atau dibuat teh?
Tidak disarankan. Tanaman ini mengandung saponin, dan kami tidak menemukan bukti bahwa bunganya aman dikonsumsi. Pilih bunga lain yang memang lazim untuk teh.
Apakah bunga lidah mertua membawa rezeki?
Itu kepercayaan yang berkembang karena bunganya jarang muncul. Tidak ada bukti ilmiah, tetapi tidak ada salahnya menikmatinya sebagai momen yang istimewa.
Kenapa bunga lidah mertua saya tidak wangi?
Tidak semua bunga lidah mertua berbau, dan aromanya cenderung lebih terasa pada malam hari. Coba cium lagi saat sore atau malam ketika bunga sedang mekar penuh.
Bunga lidah mertua paling tepat dinikmati apa adanya: hiasan langka dengan aroma yang kadang harum. Rawat tanamannya dengan baik, jauhkan dari hewan peliharaan, dan biarkan daunnya tetap menjadi alasan utama Anda memeliharanya.
Baca juga seri Lidah Mertua (Sansevieria)
- Cara Merawat Lidah Mertua agar Subur, Tegak, dan Tidak Busuk (panduan utama)
- Manfaat Lidah Mertua: Mana yang Terbukti dan Mana yang Mitos
- Jenis Lidah Mertua Populer dan Cara Memilih yang Cocok untuk Rumah
- Tanaman Mirip Lidah Mertua: 10 Jenis dan Cara Membedakannya
- Cara Menanam Lidah Mertua dari Bibit, Anakan, dan Stek Daun
- Pohon Lidah Mertua: Jenis yang Tumbuh Tinggi dan Cara Merawatnya
- Lidah Mertua Berbunga: Arti, Penyebab, dan Cara Merawatnya
- Daun Lidah Mertua: Ciri, Arti Perubahan Warna, dan Cara Merawatnya
Disusun oleh Tim Pojok Hijau dan diperiksa silang dengan rujukan hortikultura tepercaya. Cara kami menulis ada di Pedoman Redaksi.