Bunga Melati Belanda: Ciri, Cara Menanam, dan Merawatnya di Pagar

Foto: Mokkie (CC BY-SA 4.0) via Wikimedia Commons

Bunga melati belanda (Combretum indicum, dulu Quisqualis indica) adalah tanaman rambat berkayu yang bunganya harum dan berubah warna dari putih, merah muda, lalu merah dalam tiga hari. Tanaman ini cocok untuk menutup pagar, pergola, atau kanopi karena tumbuh cepat, tahan panas, dan bisa berbunga sepanjang tahun di iklim tropis asalkan kena matahari penuh dan cukup air.

Artikel ini membahas ciri-cirinya, bedanya dengan melati putih, cara menanam di pagar maupun pot, jadwal perawatan, cara memperbanyak, sampai penyebab melati belanda yang malas berbunga.

Ringkasan:

  • Melati belanda bukan melati sejati; ia tanaman rambat dari keluarga Combretaceae yang bisa menjalar sampai sekitar 8 meter.
  • Satu tandan bunga berisi tiga warna sekaligus karena bunga mekar putih di sore hari, lalu berubah merah muda dan merah pada hari berikutnya.
  • Butuh matahari penuh, tanah yang gembur dan tidak tergenang, serta penyiraman sedang.
  • Wajib ada rambatan (pagar, kawat, atau pergola) dan pemangkasan rutin agar tidak liar.
  • Paling mudah diperbanyak lewat stek batang atau anakan yang tumbuh dari akar.

Ciri-Ciri Bunga Melati Belanda

Nama lokalnya banyak: ceguk, udani atau wudani, wedani (Jawa), bidani (Sunda), dan dalam bahasa Inggris disebut Rangoon creeper. Walau namanya melati, tanaman ini tidak sekerabat dengan melati putih. Berikut ciri yang paling mudah dikenali:

  • Bentuk tumbuh: tanaman rambat berkayu yang memanjat dengan bantuan kait pada tangkai daunnya. Panjang sulurnya bisa mencapai sekitar 8 meter jika tidak dipangkas.
  • Daun: hijau, berhadapan, berbentuk lonjong dengan ujung meruncing, panjang kira-kira 7-15 cm.
  • Bunga: berbentuk tabung panjang dengan lima mahkota, tumbuh bergerombol dalam tandan yang menjuntai. Harumnya paling terasa menjelang malam.
  • Warna: putih saat baru mekar, lalu merah muda, dan akhirnya merah tua. Karena itu satu tandan terlihat berwarna-warni.
  • Buah: buah kering lonjong dengan lima rusuk, panjang sekitar 3-4 cm, berwarna merah lalu cokelat tua saat matang.

Kenapa warna bunganya berubah?

Bunga melati belanda mekar pada sore atau petang hari dalam keadaan putih untuk menarik ngengat malam yang berbelalai panjang. Hari kedua warnanya berubah merah muda, dan hari ketiga menjadi merah untuk menarik lebah dan burung yang aktif siang hari. Perubahan ini normal, bukan tanda tanaman sakit.

Hari Warna bunga Posisi bunga
Hari ke-1 (mekar sore) Putih Mendatar
Hari ke-2 Merah muda Mulai menunduk
Hari ke-3 dan seterusnya Merah tua Menjuntai

Perbedaan Melati Belanda dan Melati Putih

Banyak orang mengira keduanya satu keluarga karena sama-sama harum. Padahal perawatannya berbeda, terutama soal ruang tumbuh. Kalau Anda juga tertarik dengan melati sejati, baca panduan bunga melati putih.

Aspek Melati belanda Melati putih
Nama ilmiah Combretum indicum (Combretaceae) Jasminum sambac (Oleaceae)
Bentuk tumbuh Rambat berkayu, panjang sampai sekitar 8 m Semak, sekitar 1,5 m di pot
Warna bunga Putih, merah muda, lalu merah Putih
Butuh rambatan Ya (pagar, kawat, pergola) Tidak
Cocok untuk Penutup pagar, kanopi teduh, taman luas Pot, teras, taman kecil

Cara Menanam Melati Belanda

Tanaman ini tumbuh cepat, jadi tentukan tempatnya dari awal. Pilih lokasi yang kena matahari langsung minimal 6 jam sehari dan sudah ada rambatan.

  1. Siapkan bibit. Beli bibit berakar di penjual tanaman, atau pakai stek batang dan anakan dari tanaman yang sudah ada (cara lengkapnya di bawah).
  2. Pasang rambatan dulu. Pagar besi, kawat, teralis, atau pergola. Tanpa rambatan, sulur akan menjalar ke tanah dan tanaman lain.
  3. Gali lubang tanam sekitar 40 cm x 40 cm, jarak 30-50 cm dari pagar. Campur tanah galian dengan kompos atau pupuk kandang matang kira-kira 1:1.
  4. Tanam dan padatkan media di sekitar pangkal batang, lalu siram sampai basah merata.
  5. Arahkan sulur ke rambatan dan ikat longgar dengan tali rafia. Setelah kaitnya menempel, tali bisa dilepas.
  6. Siram tiap hari selama 2 minggu pertama, setelah itu kurangi sesuai kondisi tanah.

Bisa ditanam di pot?

Bisa, tetapi ukurannya harus besar. Pakai pot atau drum berdiameter minimal 40-50 cm dengan lubang pembuangan air, lalu pasang rambatan berbentuk kipas atau obelisk. Melati belanda di pot perlu dipangkas lebih sering supaya tidak kehabisan ruang, dan medianya harus diganti sebagian setiap tahun.

Jadwal Perawatan Melati Belanda

Aspek Yang perlu dilakukan
Cahaya Matahari penuh. Di tempat teduh tanaman tetap hidup tetapi bunganya sedikit
Penyiraman Sedang: siram saat lapisan atas tanah mulai kering. Lebih sering saat kemarau, jarang saat hujan
Tanah Gembur dan tidak tergenang. Tanah becek membuat akar busuk
Pupuk Kompos atau pupuk kandang setiap 2-3 bulan. Pupuk kimia secukupnya, ikuti dosis di label kemasan; hindari pupuk tinggi nitrogen saat tanaman sedang berbunga
Pemangkasan Pangkas sulur yang terlalu panjang setelah satu periode berbunga selesai. Buang cabang kering dan anakan liar
Rambatan Cek ikatan dan kekuatan pagar setiap beberapa bulan karena batang tua makin berat

Cara memangkas supaya rapi dan rajin berbunga

Melati belanda berbunga di ujung sulur baru. Pangkas sulur yang sudah selesai berbunga sekitar sepertiga panjangnya untuk memancing tunas baru. Lakukan pemangkasan bentuk sejak tanaman masih muda: pilih 2-3 batang utama untuk dirambatkan dan buang sisanya. Tanaman yang dibiarkan liar akan rimbun di atas tetapi gundul di bawah.

Cara Memperbanyak Melati Belanda

Ada tiga cara: stek batang, anakan dari akar, dan biji. Stek dan anakan paling cepat menghasilkan tanaman baru yang sama persis dengan induknya.

  1. Stek batang: potong batang setengah tua sepanjang 15-20 cm dengan 3-4 ruas, buang daun bagian bawah, tancapkan ke media pasir dan kompos yang lembap. Taruh di tempat terang tanpa terik langsung sampai tumbuh tunas, biasanya beberapa minggu.
  2. Anakan akar: tanaman dewasa sering memunculkan tunas baru dari akar yang menjalar. Gali anakan beserta sebagian akarnya, lalu tanam di tempat baru.
  3. Biji: tanam biji dari buah yang sudah cokelat tua. Cara ini lebih lambat dan hasilnya bisa berbeda dari induk.

Kenapa Melati Belanda Tidak Berbunga?

Gejala Kemungkinan penyebab Solusi
Daun lebat, sulur panjang, bunga tidak muncul Kurang matahari atau kebanyakan pupuk nitrogen Pindahkan atau buka naungan; ganti pupuk dengan yang lebih seimbang
Tanaman masih muda tanpa bunga Belum dewasa Bersabar; tanaman dari stek biasanya mulai berbunga setelah beberapa bulan tumbuh mapan
Daun menguning dan rontok, tanah selalu basah Drainase buruk atau penyiraman berlebihan Kurangi penyiraman, perbaiki saluran air
Daun layu dan kering di siang hari Kekurangan air saat kemarau Siram pagi hari sampai tanah basah merata; beri mulsa di pangkal
Daun berlubang atau keriting Ulat atau kutu daun Buang hama secara manual. Bila memakai pestisida, ikuti dosis di label kemasan
Anakan muncul di mana-mana Sifat alami akarnya yang menjalar Cabut anakan rutin atau pasang pembatas akar sejak awal

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Menanam tanpa rambatan. Sulur menjalar ke tanaman tetangga dan susah dirapikan.
  • Menanam di pot kecil. Tanaman cepat kehabisan media dan jarang berbunga.
  • Tidak pernah memangkas. Tanaman jadi gundul di bawah, berat di atas, dan bisa merobohkan pagar ringan.
  • Meremehkan anakannya. Setelah besar, akar yang menjalar sulit dihilangkan. Pikirkan lokasinya baik-baik sebelum menanam.
  • Mengonsumsi bijinya sembarangan. Biji melati belanda dipakai dalam pengobatan tradisional, tetapi mengandung senyawa yang dapat beracun. Jangan dikonsumsi tanpa pengawasan tenaga kesehatan, dan jauhkan buahnya dari anak-anak.

Profil lengkap tanaman ini, termasuk ukuran daun dan buah, bisa dilihat di Flora & Fauna Web milik NParks Singapura dan halaman Combretum indicum di Wikipedia.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah melati belanda termasuk melati?

Bukan. Melati belanda berasal dari keluarga Combretaceae, sedangkan melati sejati seperti melati putih masuk keluarga Oleaceae. Nama “melati” dipakai karena bunganya harum dan kuncupnya putih.

Berapa lama melati belanda berbunga?

Di daerah tropis yang hangat dan cukup air, tanaman ini bisa berbunga sepanjang tahun secara bergelombang. Tiap bunga bertahan beberapa hari sambil berubah warna dari putih ke merah.

Apakah melati belanda bisa ditanam di dalam ruangan?

Tidak disarankan. Tanaman ini butuh matahari penuh dan ruang rambat yang luas. Di dalam ruangan ia akan memanjang tanpa bunga.

Apakah melati belanda berbahaya untuk anak atau hewan peliharaan?

Daun dan bunganya umum ditanam di taman dan dikenal aman untuk disentuh. Bagian yang perlu diwaspadai adalah bijinya karena mengandung senyawa yang bisa beracun bila dimakan. Buang buah yang jatuh kalau ada anak kecil atau hewan yang suka menggigit.

Berapa jarak tanam melati belanda di sepanjang pagar?

Karena satu tanaman bisa menjalar beberapa meter, jarak 2-3 meter antartanaman sudah cukup untuk menutup pagar dalam setahun. Jarak lebih rapat membuat tanaman saling berebut cahaya.

Melati belanda cocok buat Anda yang ingin pagar atau pergola cepat rimbun dengan bunga harum yang warnanya berganti tiap hari. Kuncinya tiga: matahari penuh, rambatan yang kuat, dan pemangkasan rutin. Untuk memadukannya dengan bunga lain di halaman, lihat panduan jenis bunga taman dan koleksi artikel di kategori bunga.

Disusun oleh Tim Pojok Hijau dan diperiksa silang dengan rujukan hortikultura tepercaya. Cara kami menulis ada di Pedoman Redaksi.

Terakhir diperbarui: 30 Oktober 2026