Pemerintah Diminta Berdayakan 3,5 Juta Lahan Sawit untuk Rakyat

Jakarta – Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri meminta kepada pemerintah untuk segera memberikan lahan sawit kepada rakyat di daerah. Hal itu guna membantu perekonomian masyarakat.

Pasalnya, dari 16 juta lahan sawit yang tersebar di seluruh Indonesia, terdapat 3,5 juta lahan sawit, terletak di area hutan dan tidak memenuhi prosedur atau izin untuk dimanfaatkan. Maka dari itu, hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk rakyat.

“Kira-kira ada 16 juta lahan sawit, 3,5 juta di antaranya ada di area hutan yang tidak memenuhi prosedur. Ambil lah oleh negara, punya siapapun, lalu kasih ke rakyat sebagai hutan tanaman rakyat atau hutan sosial,” ungkapnya dalam diskusi online.

Selain itu, pemerintah juga dapat memberikan lahan sawit tersebut kepada masyarakat adat. Dengan begitu, mereka dapat melakukan aktivitas bercocok tanam di area yang sudah jelas, sebab tanah itu milik negara.

“Insyaallah selesai itu mereka bisa bercocok tanam dengan area yang sudah jelas karena itu milik negara. Ini era dari kebangkitan ekonomi rakyat,” tambah dia.

Sebagai informasi, dala surat Keputusan Menteri Pertanian Bernomor 833/KPTS/SR. 020/M/12/2019, Kementerian Pertanian (Kementan) menetapkan luas tutupan lahan perkebunan kelapa sawit sebesar 16,381 juta hektar di 26 provinsi di Indonesia.

Dari area perkebunan sawit di Indonesia tersebut, Riau menempati posisi pertama sebagai daerah yang memiliki lahan sawit terluas, yakni 3,387 juta hektar atau sekitar 20 persen dari total lahan. Kemudian, Sumatera Utara memiliki lahan sawit seluas 2,079 juta hektar atau 12,69 persen serta Kalimantan Barat seluas 1,807 juta hektar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *