Kelapa Sawit Beperan Besar Entaskan Kemiskinan, Ini Alasan Tun Musa

KEBERADAAN perkebunan kelapa sawit di Malaysia dan Indonesia bagi Tun Musa Hitam, sangat penting dalam mengurangi kemiskinan. Terutama  untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat luas dan menjaga keberlangsungan alam sekitarnya. Selain itu keberadaan perkebunan kelapa sawit, menurut mantan anggota dewan Unesco asal Malaysia ini, terbukti mampu membuka banyak lapangan pekerjaan dan mengurangi kemiskinnan

Tun Musa Hitam yang juga merupakan Chairman World Islamic Economic Forum, berpendapat keberadaan perkebunan kelapa sawit, akan mampu mendukung berbagai program kebijakan pemerintah untuk rakyatnya, terutama dalam mengentaskan kemiskinan. “Sebab melalui bekerja dengan giat di kebun sawit, maka masyarakat akan mampu keluar dari kemiskinan yang mendera mereka,” kata dia menegaskan.

Perkebunan Kelapa sawit juga mendorong adanya perluasan usaha di daerah sekitarnya. Misalnya industri jasa dan perbankan, yang secara nyata ikut terbuka sejalan dengan keberadaan perkebunan kelapa sawit di suatu daerah.

Pembangunan perkebunan kelapa sawit, selalu dilakukan melalui daerah-daerah pelosok dan terpinggirkan. Hal ini bertujuan untuk membangun daerah tersebut, menjadi maju dan sejahtera melalui perkebunan kelapa sawit. Menurutnya Tun Musa Hitam, Malaysia dan Indonesia bisa sama-sama berhasil membangun negaranya, melalui hasil yang didapat dari perkebunan kelapa sawit.

“Ekonomi di Malaysia dan Indonesia, bisa sama-sama terbangun dari hasil panen perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di daerah pelosok,” kata Tun Musa Hitam kepada InfoSAWIT.

Pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan perkebunan kelapa sawit bukan semata-mata berasal dari perusahaan perkebunan, melainkan juga berasal dari para petani kelapa sawit. Apalagi masyarakat yang juga mendapatkan keuntungan ekonomi dari keberadaan perkebunan kelapa sawit. Pasalnya perkebunan kelapa sawit, juga turut membantu pemerintah, untuk membuka berbagai lapangan pekerjaan yang dibutuhkan kebun dan masyarakat sekitarnya. ***

Tinggalkan Balasan